Masalah sering kali muncul dalam kehidupan manusia. Setiap permasalahan tidak akan berhenti sendiri tanpa disertai solusi untuk menyelesaikannya.masalah sering kali terjadi pada komunitas- komunitas baik komunitas kecil maupun komunitas besar.
Permasalahan yang kompleks sering terjadi pada perusahaan-perusahaan yang pada akhirnya secara tidak langsung menuntut seorang menejer untuk membuat sebuah keputusan. Pada saat ini suatu pendekatan sistematis untuk pemecahan masalah telah diciptakan yang terdiri dari tiga jenis usaha yaitu : Persiapan-. Definisi-. Solusi . Dan untuk pengambilan keputusan terdapat proses penyidikan-.perancangan-.pemilihan.
Artikel ini dibuat untuk tugas sofskill system informasi manajeman yang diajarkan oleh bapak roby selaku dosen di mata kuliah tersebut. Semoga artikel ini bermanfaat untuk para pembaca. Atas kekurangan artikel ini saya selaku penulis mohon maaf dan saya mohon berik kiritk dan saran pada kolom komentar.
Jadi, proses keputusan dapat dianggap sebagai sebuah arus dari penuyidikan sampai perancangan dan kemudian pada pemilihan. Tetapi pada setiap tahap hasilnya mungkin dikembalikan ke tahap sebelumnya untuk memulai lagi. Jadi tahapan tersebut merupakan unsur-unsur sebuah proses bersinambung. Sebagai contoh, pilihan mungkin menolak semua alternative dan kembali ke tahap perancangan untuk pemechan tambahan.
https://imammagribi.wordpress.com/2011/09/24/pendekatan-sistem-dalam-memecahkan-masalah-dan-membuat-keputusan/ (1)
BAB 2 PEMBAHASAN
A. Pendekatan system dan tahapan
dan langkah pendekatan system
Pendekatan masalah
merupakan Serangkaian langkah-langkah pemecahan masalah yang memastikan bahwa
masalah dipahami, solusi alternative dipertimbangkan dan solusi yang dipilih
bekerja. (2)
Terdapat 3 tahapan
untuk pendekatan system yaitu :
1.
Usaha persiapan
2.
Usaha defenisi
3.
Usaha persiapan
- Usaha
Persiapan
Mempersiapkan
manajer untuk memecahkan masalah = menyediakan orientasi sistem. Langkah :
ü Memandang
perusahaan sebagai suatu sistem = menggunakan model sistem umum perusahaan.
ü Mengenali
sistem lingkungan = menempatkan perusahaan sebagai suatu sistem dalam
lingkungannya.
ü Mengidentifikasi
subsistem perusahaan = subsistem sebagai bentuk area-area fungsional,
tingkat-tingkat manajemen sebagai subsitem, arus sumber daya sebagai dasar
membagi perusahaan menjadi subsistem.
- Usaha
Definisi
Identifikasi
masalah : Suatu masalah ada atau akan ada.
Pemahaman
masalah :
mempelajari untuk mencari solusi
Pemicu
masalah :
sinyal umpan balik yang menunjukkan hal-hal lebih baik atau buruk.
Langkah
:
ü Bergerak
dari tingkat sistem ke subsistem : Tiap tingkatan manajemen adalah suatu
subsistem.
Yang
dilakukan oleh seorang manajer : mempelajari posisi sistem dihubungkan dengan
lingkungan, menganalisis sistem menurut subsistem-subsistem.
ü Menganalisis
bagian sistem dalam urutan tertentu. Pada saat mempelajari tiap tingkat system,
elemen-elemen sistem dianalisis secara berurutan :
a.
Mengevalusai standar : Standar
harus sah, realistic, dimengerti, terukur.
b.
Membandingkan output sistem dengan
standar
c.
Mengevaluasi Manajemen
d.
Mengevaluasi pemrosesan Informasi
e.
Mengevaluasi input dan sumber daya
input
f.
Mengevaluasi proses tranformasi
g.
Mengevaluasi sumber daya output
- Usaha
Solusi
ü Mengidentifikasi
solusi alternative
Manajer
harus mengidentifikasi bermacam-macam cara untuk memecahkan permasalahan yang
sama.
Contoh : computer tidak dapat menangani volume aktifitas kegiatan perusahaan,
alternatifnya : menambah computer, mengganti computer, mengganti dengan
jarinagan computer.
ü Mengevaluasi
solusi alternative : mempertimbangkan kerugian dan keuntungan dari setiap
alternative
ü Memilih
solusi terbaik : mengambil satu alternative
ü Menerapkan
solusi terbaik
ü Membuat
tindak lanjut untuk memastikan bahwa solusi itu efektif : Manajer harus
memastikan solusi mencapai kinerja yang direncanakan. (2)
B.Memcahkan
masalah dan pengambilan keputusan
Pentingnya pemecahan
masalah bukan didasarkan pada jumlah waktu yang dihabiskan tetapi pada konsekuensinya. Pengambilan keputusan adalah tindakan memilih strategi/ aksi
yang diyakini manajer akan memberikan solusi terbaik atas masalah tersebut. Salah satunya kunci pemecahan masalah adalah mengidentifikasikan
berbagai alternatif keputusan.(1)
Selanjutnya,bagaimana
caranya keputusan dapat diambil? Jawaban ini akan mempengaruhi perancangan system
informasi berdasarkan computer yang bermaksud agar mendukung proses pengambilan
keputusan dan kemudian menjelaskan relevansi teori-teori tersebut terhadap
perancangan system informasi.
Proses pengambilan keputusan
model
yang bermanfaat dan terkenal yang diajukan oleh Herbert A. simon akan digunakan
sebagai dasar untuk menjelaskan proses pengambilan keputusan. Model ini terdiri
dari 3 tahapan pokok :
1.
Penyidikan
Mempelajari lingkungan
atas kondisi yang memerlukan keputusan. Data mentah diperoleh, diolah dan diuji
untuk dijadikan petunjuk yang dapat mengidentifikasi persoalan.
2.
Perancangan
Mendaftar,
mengembangkan, dan menganalisa arah tindakan yang mungkin. Hal ini meliputi
proses-proses untuk memahami persoalan, menghasilkan pemecahan, dan menguji
kelayakan pemecahan tersebut.
3.
Pemilihan
Memilih arah tindakan dari
semua yang ada. Pilihan ditentukan dan dilaksanakan.
Jadi, proses keputusan dapat dianggap sebagai sebuah arus dari penuyidikan sampai perancangan dan kemudian pada pemilihan. Tetapi pada setiap tahap hasilnya mungkin dikembalikan ke tahap sebelumnya untuk memulai lagi. Jadi tahapan tersebut merupakan unsur-unsur sebuah proses bersinambung. Sebagai contoh, pilihan mungkin menolak semua alternative dan kembali ke tahap perancangan untuk pemechan tambahan.
kekuatan yang menggerakkan proses pengambilan keputusan dapat berupa ketidak puasan atas keadaan saat itu atau imbalan yang diharapkan dari keadaan baru. dalam kasus ketidak puasan, kekuatan penggerak adalah penemuan sebuah persoalan. Dalam hal imbalan yang diharapkan, adalah hasil pencarian peluang.
BAB 3 KESIMPULAN
proses pengambilan keputusan dapat diuraikan sebagai terdiri dari tiga tahapan pokok. yaitu (1) penidikan. yaitu untuk mencari persoalan. (2) perancangan.yaitu untuk menganalisis persoalan dan menciptakan pemecahan yang layak, dan (3) pemilihan. yaitu untuk memilih antara alternatif dan melaksanakan pilihan tersebut. dan orientasi dari SIM pada informasi dan keputusan berarti bahwa analisis perlu memahami teori keputusan dan teknik=teknik keputusan. SIM harus dirancang untuk memberikan dukungan keputusan dalam bentuk bebbagai teknik dan ancangan.
DAFTAR PUSTAKA
http://juwita.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/3442/PENDEKATAN+SISTEM.doc (2)
buku
gunadarma pengantar system informasi edisi janiari 1992 (3)
Komentar
Posting Komentar
Dear pembaca,,
setiklah walau sepatah kata untuk saya, agar saya menjadi yang lebih aik. :)
salam keluarga :) :)